Infolamongan.com – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui capaian kinerja pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, berhasil meraih penghargaan Top Pembina BUMD 2026 dalam ajang Top BUMD Award 2026 yang digelar Senin (13/04/2026) di Hotel Raffles Jakarta. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Lamongan dalam mendorong kemajuan BUMD di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Penghargaan ini menjadi wujud nyata peran strategis Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendorong peningkatan kinerja, tata kelola, serta daya saing BUMD secara berkelanjutan. Tidak semua kepala daerah dapat meraih predikat ini, karena penilaian dilakukan secara ketat oleh dewan juri yang terdiri dari para pakar manajemen, akademisi, dan praktisi BUMD dari berbagai daerah di Indonesia.
Terlebih, diperolehnya penghargaan tersebut karena Kabupaten Lamongan memenuhi beberapa aspek yang ditetapkan oleh tim penilai. Di antaranya adalah kinerja perusahaan yang terus meningkat dari tahun ke tahun, inovasi dalam pengembangan produk dan layanan, tata kelola yang baik (good corporate governance), serta kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan daerah melalui pendapatan asli daerah (PAD) dan penciptaan lapangan kerja.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan dan BUMD. Kami tidak pernah berhenti melakukan perbaikan. Kami terus berkomitmen melakukan pembinaan yang berkelanjutan agar BUMD mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Lamongan,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes usai menerima penghargaan.
Pada ajang yang sama, PT. BPR Bank Daerah Lamongan juga berhasil meraih penghargaan bergengsi Bintang 4 Top BUMD 2026. Predikat ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja perusahaan yang unggul dan berkelanjutan. Penilaian Bintang 4 menunjukkan bahwa bank daerah milik Pemkab Lamongan ini telah memenuhi standar tata kelola dan kinerja keuangan yang sangat baik, hanya satu tingkat di bawah predikat tertinggi Bintang 5.
Selain itu, Direktur Utama PT. BPR Bank Daerah Lamongan, Rahmawati, juga turut dianugerahi penghargaan individu bergengsi sebagai Top CEO 2026. Penghargaan ini diberikan atas kepemimpinannya yang visioner dan kemampuannya dalam meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat. Di bawah kepemimpinan Rahmawati, BPR Bank Lamongan berhasil mencatat pertumbuhan aset dan laba yang signifikan dalam tiga tahun terakhir.
Ditekankan oleh orang nomor satu di Kota Soto, capaian ini tidak terlepas dari konsistensi Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam beberapa hal strategis. Pertama, meningkatkan kinerja dan tata kelola BUMD yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kedua, melakukan pembinaan secara berkelanjutan terhadap seluruh BUMD yang ada di Lamongan. Ketiga, mendorong inovasi dan penguatan daya saing usaha daerah. Keempat, membangun sinergi yang erat antara pemerintah daerah dan BUMD dalam mendukung pembangunan ekonomi secara menyeluruh.
Selanjutnya, Pak Yes menegaskan bahwa keberhasilan ini semakin memperkuat komitmen Pemkab Lamongan dalam menjadikan BUMD sebagai pilar utama penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, BUMD memiliki peran yang sangat strategis karena selain berorientasi pada keuntungan, BUMD juga harus mengemban misi pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
“Kami ingin BUMD hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui peningkatan pelayanan, kontribusi terhadap PAD, maupun penciptaan lapangan kerja. BUMD jangan sampai hanya menjadi beban keuangan daerah, tetapi harus menjadi aset yang produktif dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan,” tegas Pak Yes.
Direktur Utama PT. BPR Bank Daerah Lamongan, Rahmawati, dalam sambutannya usai menerima penghargaan Top CEO 2026 menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh karyawan dan jajaran direksi yang telah bekerja keras membangun perusahaan. Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Bupati Lamongan atas dukungan dan pembinaan yang terus diberikan sehingga BPR Bank Lamongan dapat berkembang seperti sekarang.
“Ini adalah penghargaan untuk seluruh keluarga besar BPR Bank Lamongan. Kami akan terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lamongan, terutama dalam hal akses permodalan bagi UMKM dan sektor produktif lainnya. Ke depan, kami targetkan BPR Bank Lamongan bisa meraih predikat Bintang 5,” ujar Rahmawati.
Top BUMD Award 2026 sendiri merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh salah satu media bisnis terkemuka di Indonesia bekerja sama dengan sejumlah lembaga penilai independen. Tujuannya adalah untuk memberikan apresiasi kepada BUMD dan pembinanya yang telah menunjukkan kinerja unggul serta mendorong terciptanya tata kelola perusahaan yang baik di seluruh Indonesia.
Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk terus memperkuat reformasi BUMD agar semakin adaptif, inovatif, dan mampu mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat. Ke depan, Pemkab Lamongan berencana untuk mengembangkan BUMD di sektor-sektor lain seperti pariwisata, pertanian, dan energi terbarukan.
Dengan diraihnya tiga penghargaan sekaligus dalam satu ajang, Kabupaten Lamongan semakin kokoh posisinya sebagai daerah yang serius dalam mengelola BUMD. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kabupaten dan kota lain di Indonesia dalam membina dan mengembangkan BUMD secara profesional dan berkelanjutan.









