Retret Bela Negara Batch 2 Tahun 2026 Resmi Dibuka, FKBN Lamongan Targetkan Penguatan Karakter bagi ASN hingga Masyarakat Umum

Infolamongan.com – Retret Bela Negara Batch 2 tahun 2026 resmi dibuka sebagai upaya memperkuat karakter, meningkatkan nasionalisme, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi masyarakat Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Kader Bela Negara (FKBN) Bakorda Kabupaten Lamongan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang sebelumnya telah sukses digelar dan mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan.

Retret Bela Negara FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan Batch 2 tahun 2026 ini rencananya akan diadakan di Wisata Alam G-Park Sugio Lamongan, pada Sabtu dan Minggu, 18-19 April 2026. Pemilihan lokasi di G-Park Sugio didasarkan pada suasana alam yang asri dan kondusif untuk kegiatan refleksi dan pembinaan karakter. Fasilitas yang tersedia di lokasi, seperti area terbuka, panggung pertunjukan, dan area api unggun, akan dimaksimalkan untuk mendukung jalannya berbagai sesi kegiatan.

Kegiatan ini ditujukan bagi tenaga pendidik, Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa, hingga masyarakat umum. Cakupan peserta yang luas ini menunjukkan bahwa program Retret Bela Negara dirancang tidak hanya untuk kalangan tertentu, melainkan untuk seluruh elemen masyarakat yang ingin memperdalam pemahaman tentang bela negara. Dengan melibatkan berbagai profesi dan latar belakang, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dapat tersebar secara lebih merata di seluruh lapisan masyarakat Lamongan.

Retret Bela Negara menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya cinta tanah air, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial warga negara. FKBN Lamongan memandang bahwa bela negara bukanlah konsep yang usang atau hanya relevan pada masa perang, melainkan nilai yang harus hidup dan dipraktikkan dalam keseharian, baik di tempat kerja, di lingkungan masyarakat, maupun dalam keluarga.

“Dengan mengusung konsep edukatif dan reflektif, peserta diajak keluar sejenak dari rutinitas harian untuk memperdalam makna bela negara, tidak hanya dalam konteks tugas dan profesi, tetapi juga dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Kami ingin peserta benar-benar merasakan pengalaman transformatif yang mengubah cara pandang mereka terhadap bangsa dan negara,” ujar Kepala FKBN Kabupaten Lamongan, Muhammad Ferry Fadli, saat memberikan keterangan pers di Lamongan, Kamis (9/4/2026).

Rangkaian kegiatan Retret Bela Negara Batch 2 ini dikemas melalui berbagai metode yang interaktif dan partisipatif. Peserta tidak hanya duduk mendengarkan ceramah, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam setiap sesi. Metode yang akan digunakan meliputi pembelajaran nilai kebangsaan melalui studi kasus dan simulasi, diskusi interaktif yang difasilitasi oleh pemandu berpengalaman, pembinaan mental dan karakter melalui refleksi pribadi dan kelompok, serta penguatan solidaritas antar peserta melalui games dan aktivitas outdoor.

Pembelajaran nilai kebangsaan akan mencakup materi tentang sejarah perjuangan bangsa, Pancasila sebagai ideologi negara, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta konsep bela negara dalam konteks kekinian. Diskusi interaktif akan mengangkat isu-isu aktual yang dihadapi oleh masyarakat Lamongan, seperti hoaks, radikalisme, dan degradasi moral, serta bagaimana peran aktif warga negara dalam mengatasinya.

Pembinaan mental dan karakter akan difokuskan pada pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sosial. Peserta akan diajak untuk melakukan introspeksi diri dan menyusun rencana aksi nyata yang dapat mereka lakukan setelah kembali ke lingkungan masing-masing. Sedangkan penguatan solidaritas antar peserta akan dibangun melalui kegiatan kelompok yang menekankan kerja sama, komunikasi, dan saling percaya.

Muhammad Ferry Fadli menambahkan bahwa program Retret Bela Negara ini merupakan bagian dari agenda tahunan FKBN Lamongan yang telah direncanakan sejak awal tahun. Batch 1 yang digelar sebelumnya berhasil menjaring puluhan peserta dan memberikan dampak positif yang signifikan, terutama dalam peningkatan kesadaran bela negara di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, Batch 2 kali ini ditargetkan dapat menjangkau peserta yang lebih banyak dengan kualitas penyelenggaraan yang lebih baik.

“Kami belajar dari pengalaman Batch 1. Ada beberapa aspek yang kami tingkatkan, seperti durasi kegiatan, kualitas fasilitator, serta variasi metode pembelajaran. Kami juga membuka pendaftaran bagi masyarakat umum yang sebelumnya terbatas pada kalangan tertentu. Harapannya, semangat bela negara bisa menyebar ke seluruh pelosok Lamongan,” jelas Ferry.

Para peserta yang telah mendaftar untuk Batch 2 ini berasal dari berbagai kecamatan di Lamongan. Mereka terdiri dari guru-guru sekolah dasar dan menengah, pegawai kantor kecamatan dan kelurahan, kepala desa dan perangkat desa, serta tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. Beberapa peserta bahkan datang dari kecamatan yang cukup jauh dari lokasi kegiatan, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap program ini.

Salah satu peserta dari kalangan tenaga pendidik mengungkapkan harapannya setelah mengikuti retret ini. “Saya ingin mendapatkan bekal yang lebih kuat tentang bagaimana menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada murid-murid saya. Anak-anak sekarang banyak terpapar budaya asing yang kurang sesuai dengan kepribadian bangsa. Saya berharap retret ini bisa memberikan saya metode dan perspektif baru,” ujarnya.

Sementara itu, seorang peserta dari kalangan perangkat desa menyatakan bahwa ia ingin belajar bagaimana menerapkan nilai-nilai bela negara dalam pelayanan publik di desanya. “Kami sebagai perangkat desa adalah pelayan masyarakat. Bela negara bagi kami berarti memberikan pelayanan terbaik, jujur, dan bertanggung jawab. Saya ingin retret ini memperkuat komitmen saya,” tambahnya.

FKBN Lamongan juga menggandeng sejumlah narasumber dan fasilitator yang kompeten di bidangnya, antara lain dari kalangan akademisi, praktisi pendidikan karakter, tokoh agama, serta perwakilan dari TNI dan Polri. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang kaya dan berimbang kepada para peserta.

Dengan terselenggaranya Retret Bela Negara Batch 2 tahun 2026 ini, FKBN Lamongan berharap dapat terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berjiwa nasionalis di Kabupaten Lamongan. Program ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa, karena generasi yang mencintai tanah air akan menjadi benteng terkuat dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *