Dekopinda Lamongan Dikukuhkan, Targetkan Koperasi Kuat dan Berkah

Infolamongan.com – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Lamongan resmi memiliki pimpinan baru untuk masa bakti 2025–2030. Raden Imam Mukhlisin dikukuhkan sebagai ketua dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Pendopo Lokatantra Lamongan, Senin (27/04/2026). Pengukuhan ini langsung dilakukan oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Jawa Timur, Slamet Sutanto, dan dihadiri oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Acara yang berlangsung pada pagi hari itu dihadiri oleh puluhan undangan yang terdiri dari para pengurus koperasi se-Kabupaten Lamongan, perwakilan dinas terkait, serta tokoh masyarakat. Suasana Pendopo Lokatantra tampak semarak dengan kehadiran para insan koperasi yang mengenakan seragam khas masing-masing. Mereka datang tidak hanya untuk menyaksikan seremonial, tetapi juga untuk menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru Dekopinda Lamongan.

Dalam sambutannya, Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes itu menyampaikan keyakinannya bahwa kehadiran Dekopinda dengan pimpinan baru akan mampu menjadi kekuatan besar untuk memperkuat gerakan koperasi di Lamongan. Menurutnya, koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan fondasi ekonomi kerakyatan yang telah terbukti tangguh dalam berbagai krisis.

“Saya yakin adanya Dekopinda ini akan mampu menjadi kekuatan baru untuk memperkuat koperasi di Kabupaten Lamongan,” ujar Pak Yes dengan tegas di hadapan para pengurus yang baru dikukuhkan.

Bukan Sekadar Seremonial

Lebih lanjut, Bupati Yes mengingatkan bahwa pengukuhan ini jangan sampai dimaknai sebagai acara seremonial belaka. Ada tanggung jawab besar yang menyertainya. Pengurus Dekopinda harus mampu mentransformasikan amanah tersebut menjadi gerakan nyata yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Saya berharap semoga amanah yang diberikan kepada seluruh pengurus Dekopinda Kabupaten Lamongan akan menjadi amal yang dapat memberikan berkah bagi seluruh insan koperasi di Kabupaten Lamongan. Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremonial belaka, tetapi lebih dari itu. Kita terus berharap Dekopinda ini akan bisa membawa koperasi se-Kabupaten Lamongan ke depan menjadi kekuatan ekonomi,” tegasnya.

Pak Yes juga menyoroti pencapaian luar biasa Lamongan dalam hal jumlah koperasi desa. Saat ini, selain koperasi-koperasi yang sudah lama berdiri, telah terbentuk sebanyak 474 Koperasi Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat (KDKMP) di wilayah Lamongan. Jumlah ini menjadi yang terbanyak di seluruh Indonesia. Capaian tersebut tidak bisa dilepaskan dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan koperasi dari level desa.

“Tentu kita semua juga tahu saat ini di Lamongan, selain koperasi yang sudah lama berdiri, juga sudah terbentuk 474 KDKMP. Ini menjadi yang terbanyak di Indonesia,” ungkap Bupati Yes dengan nada bangga.

Tiga Tugas Pokok Dekopin

Sementara itu, Ketua Dekopinwil Provinsi Jawa Timur, Slamet Sutanto, dalam arahannya memberikan gambaran jelas tentang apa yang harus dilakukan oleh jajaran Dekopinda Lamongan ke depan. Menurutnya, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) sebagai wadah gerakan koperasi memiliki fungsi strategis untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi koperasi.

Slamet menyebutkan ada tiga hal utama yang harus dijalankan oleh pengurus Dekopinda Lamongan. Pertama, menampung semua persoalan dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi harus menjadi ruang bagi para anggotanya untuk menyuarakan masalah sekaligus mencari solusi bersama.

“Dekopin merupakan wadah gerakan koperasi dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi koperasi. Ada tiga hal yang harus dilakukan: pertama, menampung semua persoalan dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” terang Slamet Sutanto di depan para pengurus.

Kedua, bangun reputasi. Slamet menekankan bahwa koperasi-koperasi di Lamongan harus terus memperbaiki citra dan kredibilitasnya. Reputasi yang baik akan menarik lebih banyak anggota, mitra, serta kepercayaan dari lembaga keuangan dan pemerintah.

Ketiga, bangun koneksi. Di era kolaborasi, tidak ada lagi ruang bagi koperasi yang berjalan sendiri. Jaringan dengan koperasi lain, dengan dunia usaha, dengan perbankan, serta dengan pemerintah daerah dan pusat harus terus dibangun dan diperkuat.

“Bangun reputasi, dan selanjutnya bangun koneksi,” pungkas Slamet.

Harapan Besar untuk Lamongan

Raden Imam Mukhlisin, selaku Ketua Dekopinda Lamongan yang baru dikukuhkan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan. Ia berjanji akan bekerja keras bersama jajaran pengurus untuk memajukan koperasi di Lamongan.

“Kami sadar bahwa amanah ini berat. Namun dengan dukungan dari Pak Bupati, Dekopinwil Jatim, serta seluruh insan koperasi di Lamongan, kami optimistis bisa membawa perubahan positif. Fokus kami adalah memperkuat koperasi yang sudah ada, membina KDKMP yang jumlahnya sangat besar, serta mendorong koperasi-koperasi di Lamongan agar naik kelas,” ujar Imam Mukhlisin.

Menurut catatan Dinas Koperasi dan UMKM Lamongan, jumlah koperasi aktif di Lamongan saat ini mencapai lebih dari 700 unit. Sebagian besar bergerak di bidang simpan pinjam, perdagangan, serta pertanian. Dengan adanya kepengurusan Dekopinda yang baru, diharapkan seluruh koperasi tersebut dapat terkoordinasi dengan baik dan mendapatkan pendampingan yang memadai.

Pengukuhan pimpinan Dekopinda Lamongan masa bakti 2025–2030 ini menjadi babak baru bagi gerakan koperasi di kota berjuluk Kota Soto itu. Dengan komando Raden Imam Mukhlisin, dukungan penuh Bupati Yuhronur Efendi, serta arahan dari Dekopinwil Jatim, Lamongan optimistis dapat menjadi percontohan nasional dalam hal penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

Penutup: Koperasi sebagai Jalan Keluar dari Krisis

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, koperasi telah terbukti menjadi model bisnis yang tangguh dan berpihak pada rakyat. Lamongan, dengan 474 KDKMP serta ratusan koperasi lainnya, memiliki modal sosial yang luar biasa. Tinggal bagaimana sinergi antara pemerintah daerah, Dekopinda, dan seluruh pemangku kepentingan dapat dioptimalkan.

Acara pengukuhan di Pendopo Lokatantra pun ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Para pengurus baru tampak bersemangat mengikuti sesi foto bersama Bupati dan Ketua Dekopinwil Jatim. Senyum dan jabat tangan hangat menjadi simbol awal dari perjalanan panjang enam tahun ke depan, di mana koperasi Lamongan diharapkan benar-benar menjadi kekuatan ekonomi yang membawa berkah bagi seluruh masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *