Infolamongan.com – Sipropam (Seksi Profesi dan Pengamanan) Polres Lamongan menggelar kegiatan mitigasi Gaktibplin (Penegakan Ketaatan, Kepatuhan, dan Disiplin) di empat jajaran Polsek sekaligus, yakni Polsek Glagah, Polsek Karangbinangun, Polsek Kalitengah, dan Polsek Karanggeneng. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh Kasipropam AKP Darsono, S.H., bersama anggota Sipropam.
Mitigasi ini dihadiri oleh para Kapolsek beserta seluruh personel dari masing-masing Polsek yang menjadi sasaran pemeriksaan. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memastikan bahwa setiap anggota Polri di wilayah hukum Polres Lamongan senantiasa menjaga kedisiplinan, kode etik, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kasipropam AKP Darsono menjelaskan bahwa kegiatan mitigasi Gaktibplin ini merupakan agenda rutin namun bersifat mendadak. Tujuannya adalah untuk mengecek secara objektif kondisi disiplin personel di lapangan tanpa adanya persiapan khusus dari anggota yang diperiksa.
“Kami ingin melihat kondisi riil personel. Apakah mereka benar-benar menjaga penampilan, kelengkapan administrasi, serta menjauhi perilaku terlarang seperti judi online. Ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi untuk membina dan melindungi personel dari pelanggaran yang dapat merusak citra institusi,” ujar AKP Darsono di sela-sela kegiatan.
Adapun sasaran dalam kegiatan mitigasi ini meliputi beberapa aspek penting. Pertama, pengecekan sikap tampang dan penampilan personel secara keseluruhan. Tim Sipropam memeriksa apakah seragam yang dikenakan sesuai dengan ketentuan, apakah atribut terpasang dengan benar, serta apakah tidak ada pelanggaran seperti memelihara jambang atau kumis yang tidak sesuai aturan.
Kedua, pemeriksaan kelengkapan surat tanda diri atau identitas. Setiap personel diwajibkan membawa dan menunjukkan SIM A dan C, KTP, Kartu Tanda Anggota (KTA), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) untuk kendaraan pribadi maupun dinas. Kelengkapan ini menjadi indikator kedisiplinan administrasi seorang anggota Polri.
Ketiga, yang terbilang paling sensitif adalah pemeriksaan terhadap smartphone milik anggota. Tim Sipropam secara acak memeriksa perangkat telepon seluler untuk memastikan tidak terdapat aplikasi maupun akses ke situs judi online. Praktik judi online saat ini menjadi perhatian serius pimpinan Polri karena dinilai dapat mencoreng institusi dan menjerumuskan personel ke dalam jerat utang.
“Kami melakukan pemeriksaan smartphone secara selektif dan tetap menghormati privasi anggota. Tujuannya semata-mata untuk melindungi mereka dari bahaya judi online dan pinjaman online ilegal yang bisa merusak karier dan kehidupan pribadi,” tegas AKP Darsono.
Hasil dari kegiatan mitigasi di keempat Polsek tersebut tergolong memuaskan. Seluruh personel yang diperiksa dinyatakan telah memenuhi ketentuan. Sikap tampang dan penampilan anggota terlihat rapi dan sesuai aturan. Tidak ditemukan pelanggaran terkait pemeliharaan jambang atau kumis yang melampaui batas ketentuan.
Kelengkapan administrasi pribadi seperti SIM, KTP, KTA, NPWP, dan STNK juga dinyatakan lengkap. Para personel dinilai sadar akan pentingnya membawa dokumen identitas setiap saat sebagai bentuk profesionalisme. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan smartphone, tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan anggota dalam aktivitas judi online maupun pinjaman online ilegal.
Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menambahkan bahwa kegiatan mitigasi Gaktibplin ini berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Tidak ada kendala berarti yang dihadapi tim Sipropam selama melakukan pemeriksaan di keempat Polsek.
“Alhamdulillah, seluruh personel menyambut baik kegiatan ini. Mereka memahami bahwa mitigasi ini untuk kebaikan bersama. Kami berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkala untuk menjaga disiplin dan profesionalisme personel di lingkungan Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Lamongan,” ujar Hamzaid.
Kegiatan mitigasi Gaktibplin ini menjadi bukti bahwa Polres Lamongan serius dalam menegakkan disiplin internal. Dengan personel yang disiplin, pelayanan kepada masyarakat diharapkan akan semakin optimal dan kepercayaan publik terhadap Polri akan terus meningkat.









