Infolamongan.com – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Lamongan pada Kamis malam (12/02/2026) tidak hanya menyebabkan genangan di sejumlah titik, tetapi juga memicu pohon tumbang yang menimpa sebuah mobil penumpang di jalur utama Babat–Surabaya. Berkat respons cepat layanan Call Center 110 Polres Lamongan, evakuasi terhadap korban dan pembersihan badan jalan dapat dilakukan dalam waktu singkat, meminimalisir kemacetan panjang serta mencegah potensi kecelakaan lanjutan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Semlawang, Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi. Sebuah pohon besar di pinggir jalan ambruk akibat tidak kuat menahan terjangan angin dan derasnya air hujan yang melunakkan struktur tanah. Pohon tersebut jatuh tepat menimpa mobil Honda Brio bernomor polisi AG-15xx ZL yang sedang melintas dari arah Babat menuju Surabaya.
Menit-menit Kritis: Laporan Masuk, Tim Langsung Bergerak
Sekejap setelah kejadian, masyarakat sekitar segera melaporkan insiden tersebut melalui Call Center 110 Polres Lamongan. Laporan yang masuk dengan cepat direspons oleh Pamapta I Polres Lamongan, IPDA Lucky Ardiansyah, S.H. , yang langsung mengoordinasikan tim gabungan. Tidak menunggu lama, personel dari Piket SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), Piket fungsi Lantas, serta anggota Polsek Sukodadi bergerak menuju lokasi.
Sesampainya di tempat kejadian, petugas mendapati pohon besar masih melintang di badan jalan, menutupi hampir seluruh lajur kanan. Mobil korban terperangkap di bawah rerimbunan dahan dan ranting, dengan bagian atap ringsek tertimpa batang pohon. Arus lalu lintas dari kedua arah mulai tersendat dan berpotensi menimbulkan kemacetan panjang mengingat jalur ini merupakan urat nadi perekonomian yang menghubungkan Lamongan dengan Surabaya.
Evakuasi Cepat: Potong Pohon, Bantu Korban, Normalisasi Lalin
Tanpa menunggu alat berat dari instansi lain, petugas gabungan bergerak cepat. Dengan menggunakan gergaji mesin dan peralatan seadanya, personel kepolisian dibantu warga mulai memotong ranting dan batang pohon yang menghalangi jalan. Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong, di tengah guyuran hujan yang masih turun dengan intensitas ringan.
“Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan korban dan membuka akses jalan secepat mungkin. Kami bersyukur pengendara dan penumpang selamat, hanya mengalami kerusakan pada kendaraan,” ujar IPDA Lucky Ardiansyah di sela-sela evakuasi.
Korban, Ny. HS (56) , warga Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, yang mengendarai mobil bersama seorang penumpang keluarganya, dinyatakan tidak mengalami luka fisik meskipun sempat mengalami syok berat. Petugas memberikan pertolongan pertama dan menenangkan korban sebelum membantunya memindahkan kendaraan ke lokasi yang lebih aman.
Setelah batang pohon berhasil dipotong dan disingkirkan ke tepi jalan, arus lalu lintas perlahan-lahan kembali normal. Petugas Satlantas juga dikerahkan untuk mengatur kelancaran kendaraan yang sempat mengular. Mobil korban yang mengalami kerusakan pada bagian atap kemudian dievakuasi dan diamankan sementara di Mako Polsek Turi untuk dititipkan atas permintaan korban.
Apresiasi Warga dan Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem
Kecepatan respons petugas mendapat apresiasi dari warga sekitar dan pengguna jalan. Seorang saksi mata, Slamet (42) , warga Desa Surabayan, mengaku terkesan dengan kesigapan polisi. “Saya kira akan macet berjam-jam. Tapi ternyata cepat sekali ditangani. Mungkin tidak sampai satu jam, jalan sudah bisa dilalui. Terima kasih Pak Polisi,” ujarnya.
Menanggapi kejadian ini, Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd. , menyampaikan imbauan serius kepada masyarakat. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar selalu waspada terhadap potensi pohon tumbang, baliho roboh, atau genangan air saat berkendara di musim hujan dengan intensitas tinggi seperti saat ini,” tegasnya.
IPDA Hamzaid juga kembali mengingatkan pentingnya memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai kanal pengaduan darurat. “Kejadian malam ini membuktikan bahwa laporan yang cepat dan akurat dari masyarakat sangat membantu kami dalam merespons situasi darurat. Jangan ragu, jangan takut. 110 adalah sahabat masyarakat dalam keadaan darurat,” tambahnya.
Refleksi: Pentingnya Kolaborasi dan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi
Insiden pohon tumbang di jalur Babat–Surabaya ini menjadi pengingat bahwa ancaman bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor masih akan terus terjadi sepanjang puncak musim hujan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait, termasuk kepolisian, perlu terus melakukan mitigasi struktural seperti pemangkasan ranting pohon tua dan pemasangan early warning system di titik-titik rawan.
Namun, di luar aspek teknis, kejadian ini sekali lagi menunjukkan bahwa keberadaan Call Center 110 yang responsif dan terintegrasi adalah kebutuhan mutlak dalam pelayanan publik modern. Polres Lamongan telah membuktikan bahwa teknologi dan koordinasi lintas fungsi dapat menyelamatkan situasi, mengurangi kerugian materi, dan yang terpenting, melindungi nyawa manusia.
Dari Dusun Semlawang malam itu, secercah bukti lain tentang komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat, humanis, dan tanggap darurat kembali terukir. Di tengah derasnya hujan dan gelapnya malam, seragam coklat hadir sebagai penolong









