Diskusi Publik “Mencintai Indonesia Apa Adanya” Soroti Tanggung Jawab Elit dan Kedaulatan Rakyat

Infolamongan.id – Sebuah diskusi publik bertajuk “Mencintai Indonesia Apa Adanya” digelar di Pendopo Gang Beringin Tumenggung Baru Lamongan pada Minggu (14/9/2025) pukul 19.00 WIB. Acara yang menghadirkan pemantik diskusi Harianto, Teguh Santoso (GERBANG), dan M Nur Salim (JAMAL) ini menyoroti carut-marut tatanan politik dan ekonomi Indonesia, termasuk praktik korupsi, kolusi, dan pengabaian terhadap kedaulatan rakyat.

Kritik terhadap Sistem yang Merusak

Dalam diskusi tersebut, para pemantik menyoroti beberapa masalah krusial:

  1. VOC Gaya Baru: Kerjasama antara korporasi dan kendaraan politik yang mengabaikan kepentingan rakyat.

  2. Pengabaian Pasal 33 UUD 1945: Kekayaan Indonesia yang seharusnya dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat justru dijadikan bancakan oleh korporasi dan koruptor.

  3. Imperialisme dan Kapitalisme Global: Sistem yang dianggap anti-nilai, anti-Tuhan, dan anti-Pancasila.

Pentingnya Kesadaran dan Pengawasan Rakyat

Diskusi menekankan bahwa rakyat harus bangkit dan menguatkan kesadaran untuk mengontrol para abdi negara yang tidak amanah.
“Rakyat harus mampu mengingatkan siapa saja yang menjadi abdi rakyat tetapi lupa terhadap konstitusi dan tujuan utama memakmurkan rakyat,” tegas salah satu pemantik.

Peran Institusi dan Ormas Keagamaan

Para pemantik juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya beraksi kepada pemerintah dan parlemen, tetapi juga mendatangi institusi, ormas keagamaan, dan kampus yang diharapkan dapat menjalankan peran fungsionalnya.
“Mereka harus ikut bertanggung jawab atas carut-marutnya keadaan, bukan malah menghabiskan jatah rakyat dan generasi selanjutnya,” tambahnya.

Harapan untuk Perubahan

Diskusi ini diharapkan dapat memicu gerakan kesadaran kolektif agar rakyat Lamongan dan Indonesia pada umumnya dapat memperkuat kedaulatan dan mengawal pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *