Infolamongan.id – Sebagai wujud nyata komitmen TNI-AD dalam memperkokoh pemahaman nilai-nilai luhur Pancasila dan persatuan di tengah masyarakat, Komando Distrik Militer (Kodim) 0812/Lamongan menyelenggarakan Kegiatan Pembinaan Falsafah Hidup Berbangsa dan Bernegara Tahun 2025. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kodim 0812/Lamongan pada Selasa (30/09/2025) ini dihadiri oleh berbagai elemen strategis masyarakat Lamongan.
Acara yang mengusung tema “Membangun Karakter Bangsa di Era Globalisasi melalui Pembinaan Falsafah Hidup Pancasila guna Mendukung Program Asta Cita Pemerintah” ini sukses menghimpun tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan Banser Ansor, Komponen Cadangan (Komcad), SPPI, Pemuda Pancasila, serta Kepala Dinas Kesbangpol Lamongan. Kehadiran seluruh komponen bangsa ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dengan seluruh stakeholderdalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Pentingnya Pembinaan Falsafah Hidup Berbangsa
Dalam sambutannya, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0812/Lamongan, Mayor Arh Moh. Ngateno, yang mewakili Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai benteng ideologi di tengah tantangan globalisasi. “Falsafah hidup berbangsa dan bernegara, utamanya Pancasila, adalah akar dan jati diri bangsa kita. Pembinaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan upaya kolektif untuk memastikan bahwa setiap warga negara, khususnya generasi muda dan tokoh masyarakat, memiliki pemahaman yang mendalam serta mengamalkan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mayor Arh Moh. Ngateno.
Lebih lanjut, Kasdim menjelaskan bahwa di era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi saat ini, penguatan ideologi bangsa menjadi semakin penting. “Kita harus aktif membentengi diri dan masyarakat dari pengaruh-pengaruh negatif yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.
Materi Empat Pilar Kebangsaan
Kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi interaktif dan diskusi mendalam mengenai empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Pemateri dari Kodim 0812/Lamongan menyampaikan materi dengan pendekatan yang mudah dipahami dan relevan dengan kondisi kekinian.
“Kami tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga memberikan contoh-contoh praktis bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga, masyarakat, maupun dunia kerja,” jelas salah seorang pemateri.
Peran Strategis Komponen Masyarakat
Pembinaan juga menyoroti peran strategis setiap komponen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah dan mendukung pembangunan nasional. Tokoh agama diharapkan dapat menjadi penggerak dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual, sementara tokoh pemuda diharapkan menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat persatuan dan cinta tanah air.
Ketua Dinas Kesbangpol Lamongan, Drs. H. Mulyono, M.Si., dalam paparannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kodim 0812/Lamongan. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kohesi sosial dan memperkuat rasa nasionalisme di tengah masyarakat yang semakin majemuk,” ujarnya.
Diskusi Interaktif dan Tukar Pandangan
Sesi diskusi berlangsung hidup dan penuh antusiasme. Para peserta aktif menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masing-masing. Seorang perwakilan tokoh pemuda menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap kegiatan kepemudaan di Lamongan.”
Perwakilan Banser Ansor juga menyampaikan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga persatuan. “Kami siap bersinergi dengan TNI dan seluruh komponen bangsa untuk menjaga NKRI,” tegasnya.
Penyerahan Bingkisan dan Penutupan
Usai penyampaian materi dan diskusi, Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo secara langsung menyerahkan bingkisan kepada perwakilan peserta yang hadir. Penyerahan ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi peserta untuk aktif menyebarkan semangat Pancasila di lingkungan masing-masing.
“Bingkisan ini bukanlah tujuan utama, tetapi sebagai simbol penghargaan kami atas partisipasi aktif Bapak dan Ibu sekalian. Mari kita bersama-sama menjadi duta Pancasila di tengah masyarakat,” pesan Letkol Inf Deni.
Dampak dan Harapan Ke Depan
Diharapkan melalui kegiatan ini, para peserta dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air di lingkungan masing-masing. “Kami berharap setiap peserta dapat menjadi multiplier effect yang akan menularkan semangat kebangsaan kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Mayor Arh Moh. Ngateno.
Kegiatan Pembinaan Falsafah Hidup Berbangsa dan Bernegara ini akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. “Ke depan, kami akan menjadwalkan kegiatan serupa di tingkat kecamatan dan desa untuk menjangkau lebih banyak masyarakat,” tambah Kasdim.
Komitmen Kodim 0812/Lamongan
Kodim 0812/Lamongan berkomitmen untuk terus aktif dalam pembinaan wawasan kebangsaan dan penguatan ideologi Pancasila. Sebagai satuan teritorial, Kodim memiliki peran strategis dalam memelihara nilai-nilai kebangsaan dan menjaga persatuan di wilayahnya.
“Kami akan terus bersinergi dengan semua komponen bangsa untuk memperkuat ketahanan nasional, khususnya di bidang ideologi. Ini adalah tugas kita bersama sebagai anak bangsa,” pungkas Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menutup acara.
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, Kodim 0812/Lamongan kembali menegaskan perannya tidak hanya sebagai garda terdepan pertahanan negara, tetapi juga sebagai penggerak pembinaan ideologi bangsa yang berkelanjutan.









