TNI Lamongan Beri Pengarahan Keras ke Prajurit dan Persit: Stop KDRT, Jauhi Selingkuh, Waspada Judi Online

Infolamongan.com – Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, mengambil langkah tegas dan preventif dengan menggelar jam komandan yang berisi pengarahan intensif kepada seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVII Kodim 0812. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Kadet Soewoko, Makodim 0812/Lamongan, pada Rabu (18/2/2026) ini, menyoroti isu-isu krusial yang mengancam keutuhan keluarga dan integritas institusi TNI Angkatan Darat.

Didampingi oleh Ketua Persit KCK Cabang XXVII, Ny. Putri Deni, Dandim Deni Suryo tidak hanya berbicara tentang tugas-tugas kedinasan, tetapi lebih dalam lagi, ia menyentuh fondasi paling mendasar dari kekuatan seorang prajurit: kondisi rumah tangga yang sehat dan harmonis. Menurutnya, prajurit yang kuat lahir dari keluarga yang kokoh.

Tiga Poin Utama yang Ditekankan Dandim

Dalam arahannya yang tegas namun penuh perhatian, Letkol Inf Deni Suryo memaparkan tiga poin utama yang harus menjadi perhatian serius seluruh anggota:

1. Stop KDRT: Rumah Tangga adalah Fondasi Utama

Dengan nada keras, Dandim menegaskan bahwa tidak ada toleransi sekecil apa pun bagi pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di lingkungan Kodim 0812. Ia menyadari bahwa tekanan tugas di lapangan bisa memicu stres, namun hal itu tidak boleh dijadikan alasan untuk melakukan kekerasan terhadap pasangan atau anak.

“Rumah tangga yang harmonis adalah sumber energi positif. Jika di rumah ada masalah, konsentrasi tugas akan terganggu. Saya minta setiap anggota mengedepankan komunikasi dan kasih sayang dalam menyelesaikan masalah keluarga. Jangan sekali-kali menyentuh KDRT, karena konsekuensinya sangat berat, baik secara hukum maupun sosial,” tegasnya.

2. Larangan Keras Perselingkuhan: Jaga Martabat Diri dan Institusi

Isu moral juga menjadi sorotan tajam. Letkol Inf Deni Suryo mengingatkan bahwa perselingkuhan adalah pelanggaran berat yang tidak hanya merusak keharmonisan rumah tangga, tetapi juga mencoreng nama baik Korps TNI AD.

“Perselingkuhan bukan sekadar masalah pribadi. Ini adalah aib yang akan membawa dampak luas, meruntuhkan kepercayaan pasangan, anak, dan masyarakat. Saya peringatkan keras, jaga diri, jaga keluarga, dan jaga martabat seragam yang kita pakai,” ujarnya dengan penuh penekanan.

3. Waspada Judi Online: Bukan Jalan Pintas, Tapi Jurang Kehancuran

Fenomena maraknya perjudian online (judol) di masyarakat turut menjadi perhatian serius Dandim. Ia menyebut judi online sebagai “virus baru” yang perlahan tapi pasti dapat menghancurkan ekonomi keluarga dan mental prajurit.

“Di tengah maraknya fenomena judi online, kami memberikan peringatan keras agar seluruh keluarga besar Kodim 0812 Lamongan tidak terjerumus. Judi online, bukan jalan pintas menuju kekayaan, melainkan pintu kehancuran ekonomi dan mental keluarga,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa banyak kasus kriminalitas dan perceraian yang berawal dari kecanduan judi online. Oleh karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan, tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga pada anggota keluarga lainnya.

Selain Tiga Poin: Bijak Mengelola Keuangan dan Hindari Investasi Bodong

Tak hanya tiga poin di atas, Dandim juga mengimbau para prajurit dan Persit untuk bijak dalam mengelola keuangan keluarga. Ia memperingatkan agar tidak mudah tergiur oleh tawaran investasi dengan keuntungan tidak masuk akal yang marak beredar, yang ujung-ujungnya adalah penipuan (investasi bodong).

“Kita hidup di era serba instan, tapi ingat, tidak ada yang instan tanpa risiko. Banyak tawaran investasi menggiurkan yang ujungnya justru merugikan. Lebih baik kelola keuangan dengan perencanaan matang, hidup sederhana, dan hindari utang konsumtif,” pesannya.

Makna Kesejahteraan Sejati Menurut Dandim

Puncak pengarahan, Letkol Inf Deni Suryo memberikan definisi yang dalam tentang makna kesejahteraan. Menurutnya, kesejahteraan sejati bukan diukur dari banyaknya materi yang dimiliki.

“Kesejahteraan sejati bukan hanya soal materi, tapi ketenangan batin saat pulang ke rumah. Saat kita membuka pintu rumah, disambut dengan senyuman istri dan tawa riang anak-anak, itulah kesejahteraan yang hakiki. Itulah yang harus kita jaga bersama,” ujarnya dengan nada menyentuh.

Ia menegaskan bahwa seluruh anggota harus fokus menjaga keutuhan keluarga dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun satuan.

Harapan: Keluarga Besar Kodim 0812 yang Solid dan Berintegritas

Jam komandan yang berlangsung sekitar dua jam ini diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus benteng bagi seluruh keluarga besar Kodim 0812/Lamongan. Di tengah derasnya arus informasi dan godaan zaman, pengarahan semacam ini menjadi penting untuk memastikan bahwa setiap prajurit dan keluarganya tetap solid, berintegritas, dan terhindar dari pengaruh negatif.

Ketua Persit KCK Cabang XXVII, Ny. Putri Deni, yang mendampingi suaminya, juga menambahkan bahwa peran istri sangat vital dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. “Kami para istri harus menjadi penyejuk, pendamping, dan pengingat bagi suami. Mari kita jaga komunikasi, saling percaya, dan bangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” pesannya.

Dengan sinergi yang kuat antara suami sebagai prajurit dan istri sebagai pendamping, diharapkan seluruh prajurit Kodim 0812 Lamongan dapat menjalankan tugas negara dengan tenang dan fokus, karena tahu bahwa di rumah ada keluarga yang solid dan mendukung penuh. Ini adalah modal utama untuk membangun satuan yang kuat, disiplin, dan terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *