Infolamongan.id – Semangat sportivitas dan kebersamaan kembali ditunjukkan oleh komunitas olahraga menembak di Kota Pahlawan. Surabaya Shooting Club (SSC), salah satu klub menembak terkemuka di region Jawa Timur, sukses menggelar kegiatan bertajuk “Latihan Bersama Menembak 2025” pada Minggu (26/10/2025). Acara yang dipusatkan di Lapangan Menembak Kodam Surabaya ini berhasil menyedot perhatian 200 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari anggota kepolisian dan TNI, profesional, entrepreneur, hingga masyarakat umum pecinta olahraga menembak. Kehadiran ratusan peserta ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga yang menuntut ketepatan, kedisiplinan, dan konsentrasi tinggi ini terus mendapatkan tempat di hati masyarakat urban.
Lapangan Menembak Kodam Surabaya, yang biasanya digunakan untuk latihan militer, pada hari itu berubah menjadi ajang pertemuan dan ajang peningkatan kompetensi bagi para penembak sipil. Suasana terasa semarak namun tetap tertib, diwarnai dengan bunyi letusan senjata yang terdengar berirama, serta sorak-sorai antusias setiap kali seorang peserta berhasil mencetak skor tinggi pada target sasaran.
Lebih dari Sekadar Hobi: Menembak sebagai Ajang Pembelajaran dan Pengembangan Diri

Ketua Panitia pelaksana, Steven, dalam sambutannya menekankan bahwa acara ini dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar latihan rutin. Tujuannya adalah menciptakan sebuah wadah yang komprehensif bagi para pecinta olahraga menembak.
“Kami ingin menjadikan latihan bersama ini sebagai ajang pembelajaran dan peningkatan keterampilan,” ujar Steven dengan penuh semangat. Ia melanjutkan dengan penjelasan yang mendalam tentang filosofi olahraga menembak, “Menembak bukan hanya soal ketepatan, tapi juga tentang konsentrasi, kontrol diri, dan sportivitas. Di sini, kami tidak hanya mengajarkan cara membidik yang benar, tetapi juga bagaimana mengendalikan emosi, mengatur pernapasan, dan menjaga fokus di bawah tekanan.”
Pernyataan Steven ini menggarisbawahi aspek mental yang sering kali terlupakan oleh orang awam. Olahraga menembak, dalam esensinya, adalah sebuah dialog antara pikiran dan tubuh, dimana ketenangan batin menjadi kunci untuk menghasilkan sebuah tembakan yang akurat. Latihan bersama seperti ini menjadi media yang tepat untuk saling berbagi teknik dan pengalaman dalam menguasai aspek-aspek mental tersebut.
Komitmen SSC dalam Membangun Ekosistem Olahraga Menembak yang Sehat
Sementara itu, Ketua SSC, Andy Santoso Lijadi, menegaskan komitmen panjang klubnya dalam mendorong perkembangan olahraga menembak di Surabaya dan wilayah sekitarnya. Andy menyatakan bahwa “Latihan Bersama Menembak” merupakan program rutin yang memiliki peran ganda strategis.
Pertama, kegiatan ini berfungsi sebagai perekat silaturahmi antaranggota klub dan komunitas lain. Dalam dunia olahraga menembak, jaringan dan pertukaran informasi sangatlah penting. Kedua, acara ini dirancang untuk mendukung pembinaan atlet menembak potensial. Dari kegiatan semacam inilah, bibit-bibit atlet baru dapat ditemukan dan kemudian dibina secara lebih serius untuk kemudian diikutsertakan dalam kejuaraan yang lebih tinggi tingkatannya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta bisa mendapatkan pengalaman berharga dan terus meningkatkan kemampuan mereka. SSC akan terus mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga menembak agar semakin dikenal luas dan diminati masyarakat,” tutur Andy dengan penuh optimisme. Komitmen ini sejalan dengan visi SSC untuk mendemokratisasi olahraga menembak, yang selama ini sering dianggap eksklusif, sehingga dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan prosedur standar keselamatan.
Suasana Acara: Kompetitif namun Penuh Sportivitas

Sepanjang hari, suasana di Lapangan Menembak Kodam Surabaya diwarnai oleh nuansa kompetitif yang sehat. Para peserta terlihat sangat serius dalam setiap sesi menembak, memusatkan seluruh perhatian pada bidikan mereka. Namun, di balik tensi kompetisi tersebut, semangat sportivitas dan kebersamaan tetap menjadi nilai utama.
Peserta yang sudah lebih berpengalaman dengan senang hati membagikan tips dan trik kepada para pemula. Tidak jarang terlihat sesi diskusi singkat di sela-sela jeda pergantian sesi, membahas tentang posisi tubuh, cara memegang senjata (grip), teknik menarik pelatuk (trigger control), atau mengatur bidikan. Suasana kekeluargaan ini menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung, dimana setiap orang merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk berkembang.
Dampak dan Harapan ke Depan
Gelaran “Latihan Bersama Menembak 2025” ini diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah event satu hari. Andy Santoso Lijadi dan seluruh jajaran pengurus SSC berharap, momentum ini dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan olahraga menembak di Surabaya. Dampak positif yang diharapkan sangatlah beragam.
Pertama, meningkatnya minat masyarakat untuk terlibat dalam olahraga menembak secara legal dan bertanggung jawab. Kedua, terciptanya bibit-bibit atlet baru yang suatu saat nanti dapat mengharumkan nama Surabaya di kejuaraan nasional bahkan internasional. Ketiga, memperkuat citra olahraga menembak sebagai aktivitas yang aman, teratur, dan penuh disiplin, sehingga dapat menghilangkan stigma negatif yang mungkin masih melekat.
Dengan semangat kebersamaan dan antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh peserta, kegiatan Latihan Bersama Menembak SSC tahun 2025 ini telah menorehkan catatan manis. Acara ini bukan hanya tentang seberapa baik kelompok sasaran terbidik, tetapi juga tentang seberapa kuat tali persaudaraan antarpecinta olahraga ini terjalin, membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan olahraga menembak di Surabaya yang lebih gemilang.









