Infolamongan.com – Laga dramatis tersaji saat Persela Lamongan menjamu Barito Putera pada pekan ke-26 Championship Series 2025/2026 di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (25/4/2026). Pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi ini akhirnya berakhir dengan skor imbang 1-1, setelah kedua tim saling membalas gol di masa injury time babak kedua.
Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung bermain dengan tempo tinggi. Serangan silih berganti dilancarkan oleh Laskar Joko Tingkir dan Laskar Antasari. Beberapa peluang emas berhasil diciptakan oleh kedua kubu, namun penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat papan skor tetap berstatus 0-0 hingga wasit meniup peluit turun minum.
Memasuki babak kedua, situasi tidak banyak berubah. Solidnya pertahanan kedua tim membuat sejumlah peluang yang tercipta selalu bisa dimentahkan oleh kiper atau bek lawan. Persela yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri mencoba terus menekan, sementara Barito bermain disiplin sambil mengandalkan serangan balik cepat. Hingga waktu normal berjalan 90 menit, skor masih kacamata.
Drama baru terjadi saat memasuki masa injury time atau waktu tambahan. Seorang pemain Persela dilanggar di dekat kotak penalti Barito Putera. Wasit pun menunjuk titik putih. Eksekusi penalti menjadi tanggung jawab Hambali Tholib. Dengan tenang dan akurat, pemain bernomor punggung 10 itu melepaskan tembakan yang berhasil membobol gawang Barito. Stadion Surajaya pun bergemuruh. Persela unggul 1-0 pada menit ke-90+2.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya berselang dua menit, tepatnya pada menit ke-90+4, giliran Barito Putera yang mendapatkan hadiah penalti. Wasit menilai ada pelanggaran yang dilakukan pemain belakang Persela, Rabbani, di dalam kotak terlarang. Fabiano Beltrame yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor berubah menjadi 1-1.
Tak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai. Skor 1-1 bertahan hingga laga bubaran. Meskipun gagal meraih kemenangan, Pelatih Persela Lamongan, Bima, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap perjuangan anak asuhnya yang sudah bermain maksimal sepanjang pertandingan.
“Kita bisa bermain maksimal hari ini. Dari segi skor tentu sedikit kecewa, karena kita sudah unggul sampai menit akhir dan sempat mendapatkan peluang. Tapi saya sangat mengapresiasi kerja keras pemain dari awal sampai akhir. Mereka sudah bertarung habis-habisan,” kata Bima usai laga.
Terkait penalti di menit akhir yang disebabkan oleh pelanggaran pemain belakangnya, Bima enggan menyalahkan individu, termasuk Rabbani yang terlibat dalam momen krusial tersebut. Menurutnya, dalam sepak bola, kesalahan adalah hal yang wajar terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja.
“Dalam sepak bola, kesalahan itu hal yang biasa. Saya sudah sampaikan kepada Rabbani untuk tetap semangat dan tidak larut dalam kekecewaan. Ini adalah pelajaran berharga bagi kami semua. Yang penting kita evaluasi dan terus berbenah,” tuturnya.
Dari kubu tim tamu, Pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra yang akrab disapa Teco, mengakui bahwa tim tuan rumah tampil lebih dominan di awal pertandingan. Namun, menurutnya, situasi berubah setelah adanya pergantian pemain akibat cedera yang dialami Rizky Pora.
Teco juga menilai bahwa Barito Putera sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas, khususnya di babak pertama, yang seharusnya bisa dimaksimalkan menjadi gol pembuka. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang-peluang tersebut belum berbuah gol.
Hasil imbang melawan Persela ini membuat peluang Barito Putera untuk mengamankan tiket promosi ke Liga Super atau kasta tertinggi sepak bola Indonesia semakin tipis. Namun, Teco menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah.
“Kita harus tetap profesional. Kita masih punya satu pertandingan di kandang melawan Persipal Palu. Kita harus menang dan juga menunggu hasil dari tim lain. Sepak bola penuh kejutan, kami akan berjuang sampai peluit terakhir,” ujarnya.
Dengan tambahan satu poin, Persela Lamongan saat ini berada di peringkat 5 klasemen sementara dengan raihan 41 poin. Sementara itu, Barito Putera bertengger di peringkat 3 dengan koleksi 50 poin.
Persela Lamongan akan melakoni laga terakhir kompetisi Championship Series dengan bertandang ke markas Kendal Tornado FC. Sementara itu, Barito Putera akan menjamu Persipal Palu di kandangnya. Kedua tim masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi, meskipun peluang Barito untuk promosi lebih terbuka lebar.









