Resmi Bertugas, AKBP Arif Fazlurrahman Gantikan AKBP Agus Dwi Suryanto dalam Apel Serah Terima Kapolres Lamongan

Infolamongan.com – Suasana khidmat dan haru mewarnai halaman Mapolres Lamongan pagi ini, Jumat (16/01/2026). Dalam sebuah upacara militer yang penuh makna, Polres Lamongan secara resmi menggelar Apel Penyambutan dan Pelepasan Kapolres. Momen ini menandai peralihan kepemimpinan dari AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., yang akan melanjutkan tugas barunya di Polda Jatim, kepada AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., mantan Kapolres Blitar Kabupaten. Upacara yang diikuti seluruh jajaran Polres Lamongan, mulai dari Pejabat Utama, seluruh Kapolsek, anggota ASN, hingga PHL ini, menjadi simbol kontinuitas dan penyegaran dalam penegakan hukum di Kabupaten Lamongan.

Rangkaian kegiatan tidak dimulai dengan parade militer yang kaku, melainkan dengan sentuhan budaya lokal yang mendalam. Sebagai pembuka, penampilan Tari Boran, sebuah tarian khas Lamongan yang menggambarkan semangat gotong royong dan kerja keras, ditampilkan. Pilihan tarian ini bukan tanpa alasan. Ia merupakan pesan simbolis bahwa kepolisian ingin selalu menyatu dengan akar budaya masyarakat yang dilayaninya, dan bahwa kepemimpinan baru harus dilandasi semangat kebersamaan.

Prosesi Seremonial: Farewell Parade dan Laporan Komando

Setelah sentuhan budaya, acara dilanjutkan dengan prosesi militer klasik namun penuh penghormatan. Sebuah farewell parade digelar untuk memberikan penghormatan terakhir kepada AKBP Agus Dwi Suryanto sebagai pimpinan lama. Selanjutnya, Kapolres yang baru, AKBP Arif Fazlurrahman, diperkenalkan secara resmi kepada seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan. Puncak prosesi seremonial adalah laporan satuan secara simbolis dari perwakilan unit kepada Kapolres yang baru, menandakan bahwa komando dan tanggung jawab operasional telah beralih.

Sambutan Kapolres Baru: Mohon Dukungan untuk Pelayanan Terbaik

Dalam sambutan pertamanya di hadapan seluruh anak buahnya, AKBP Arif Fazlurrahman menyampaikan apresiasi yang dalam. “Saya mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang luar biasa dari seluruh keluarga besar Polres Lamongan,” ujarnya dengan penuh hormat.

Namun, di balik ucapan terima kasih, terselip permintaan yang serius. AKBP Arif secara lugas memohon dukungan dan kerja sama dari seluruh personel. Ia menyadari bahwa keberhasilan kepemimpinannya sangat bergantung pada soliditas tim di bawahnya. “Saya memohon dukungan dan kerja sama dari seluruh personel untuk mendukung kinerja serta melanjutkan kepemimpinan Kapolres sebelumnya,” pintanya.

Tak lupa, ia juga melangkah lebih jauh dengan meminta dukungan dari pemangku kepentingan terpenting: masyarakat Lamongan. “Selain itu, saya juga berharap dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Lamongan agar Polres Lamongan dapat terus memberikan pelayanan terbaik dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Lamongan tetap aman dan kondusif,” tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa ia memandang hubungan polisi-masyarakat sebagai kemitraan yang setara dan saling membutuhkan.

Sambutan Perpisahan Kapolres Lama: Ucapan Terima Kasih dan Permintaan Maaf

Di sisi lain, AKBP Agus Dwi Suryanto memberikan sambutan perpisahan yang berisi refleksi dan harapan. Dengan suara yang terdengar bergetar, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. “Saya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan seluruh anggota Polres Lamongan yang telah membersamai dirinya selama kurang lebih delapan bulan masa kepemimpinan,” ucapnya. Periode delapan bulan mungkin terasa singkat, namun padat dengan berbagai dinamika, mulai dari penanganan kriminalitas, pengawalan kegiatan besar, hingga koordinasi tanggap bencana banjir.

Yang patut dicatat, AKBP Agus dengan rendah hati meminta maaf. “Saya juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas terdapat tutur kata maupun perbuatan yang kurang berkenan di hati rekan-rekan.” Sikap ini menunjukkan kelas kepemimpinan yang tidak hanya memerintah, tetapi juga menyadari bahwa sebagai manusia biasa, ada celah untuk kesalahan, dan meminta maaf adalah bentuk tanggung jawab moral tertinggi.

Sebagai penutup pesannya, ia berpesan agar kekompakan dijaga dan dukungan penuh diberikan kepada pimpinan baru. Tak lupa, doa dipanjatkan untuk keselamatan seluruh anggota. “Saya mendoakan agar seluruh anggota Polres Lamongan senantiasa diberikan perlindungan oleh Allah SWT dalam melaksanakan tugas,” tuturnya, mengingatkan bahwa tugas kepolisian penuh dengan risiko yang memerlukan lindungan Ilahi.

Penutupan Penuh Penghormatan dan Makna Spiritual

Apel diakhiri dengan prosesi pelepasan yang mengharukan. AKBP Agus Dwi Suryanto beserta Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Lamongan dilepas dengan penghormatan penuh, sebagai bentuk terima kasih atas pengabdian selama ini. Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., memberikan konteks filosofis dari seluruh rangkaian acara. “Kegiatan apel penyambutan dan pelepasan merupakan tradisi sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Selain sebagai bentuk rasa syukur, sekaligus mendoakan kepada pejabat lama maupun yang baru agar senantiasa diberikan kesuksesan dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa rotasi kepemimpinan dalam tubuh Polri tidak hanya dipandang sebagai sebuah prosedur administratif atau politik organisasi semata. Ia juga dilihat sebagai sebuah siklus pengabdian yang penuh dengan nilai-nilai spiritualitas, rasa syukur, dan doa untuk kebaikan bersama. Dengan demikian, peralihan ini diharapkan tidak menimbulkan gejolak, tetapi justru menjadi momentum penyegaran, evaluasi diri, dan kebangkitan semangat baru untuk mengabdi dengan lebih baik kepada masyarakat Lamongan. Kini, tongkat estafet telah resmi dipegang oleh AKBP Arif Fazlurrahman. Masyarakat Lamongan menantikan langkah-langkah konkrit dan inovasi pelayanan di bawah kepemimpinannya dalam menjaga bumi Soto ini agar tetap aman, tertib, dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *