Infolamongan.com – Di bawah langit sore yang mulai meredup, suasana di sepanjang jalanan Kabupaten Lamongan tampak berbeda pada Jumat (13/3/2026). Ada pemandangan sejuk yang meneduhkan hati di tengah hiruk-pikuk warga yang berburu berkah Ramadan. Bukan tentang kemewahan, melainkan tentang ketulusan yang terpancar dari seragam hijau khas para istri prajurit.
Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812/Lamongan beserta jajaran Koramil di seluruh wilayah Lamongan menggelar aksi bagi takjil serentak bagi masyarakat. Ribuan paket takjil disiapkan dan dibagikan di berbagai titik strategis, mulai dari perempatan jalan, pasar tradisional, hingga pemukiman padat penduduk. Aksi sosial ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi di bulan suci tidak mengenal sekat dan status.
Aksi ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau seremoni belaka. Di balik setiap bungkusan takjil yang dibagikan, terselip senyum tulus dari para istri prajurit beserta anggota TNI yang ingin berbagi kebahagiaan dengan sesama. Dengan seragam hijau khasnya yang rapi, para anggota Persit menyapa satu per satu pengguna jalan—mulai dari tukang becak yang masih mengayuh di sisa tenaga, ojek online yang mengejar setoran, hingga pejalan kaki yang mungkin tidak sempat berbuka puasa di rumah bersama keluarga.
Ketua Persit KCK Cabang XXVII Dim 0812 Lamongan, Ny. Putri Deni, dalam keterangannya di tempat terpisah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi istri prajurit terhadap masyarakat sekitar. Ia menegaskan bahwa kehadiran Persit tidak hanya sebagai pendamping prajurit dalam tugas, tetapi juga sebagai bagian tak terpisahkan dari keluarga besar masyarakat Lamongan.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pendamping prajurit, tapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Lamongan. Takjil ini adalah simbol cinta dan kepedulian kami kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang masih dalam perjalanan atau kesulitan mendapatkan hidangan berbuka. Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan kehangatan,” ujar Ny. Putri Deni dengan penuh kehangatan.
Salah satu momen paling menyentuh dalam aksi sosial ini terjadi saat seorang ibu anggota Persit menghampiri seorang kakek penjual mainan keliling yang tampak kelelahan di pinggir jalan. Dengan lembut dan penuh senyum, ia menyerahkan bingkisan takjil seraya mendoakan kesehatan dan keberkahan untuk sang kakek. Momen sederhana itu berubah menjadi pertemuan hati yang mengharukan. Sang kakek yang menerima takjil tampak terharu dan tidak kuasa menahan air mata.
Tak jarang, jabatan tangan dan ucapan “Terima kasih, Bu,” dari warga diiringi dengan mata yang berkaca-kaca. Interaksi hangat ini menciptakan ikatan batin yang kuat antara TNI, melalui para istri prajurit, dan rakyat. Inilah bukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya terwujud dalam operasi keamanan atau pembangunan fisik, tetapi juga dalam momen-momen kebersamaan yang penuh kelembutan seperti ini.
Aksi serentak yang dilakukan di seluruh wilayah Koramil jajaran Kodim 0812 Lamongan ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan berbagi masih sangat kental di “Kota Soto” ini. Kehadiran ibu-ibu Persit di lapangan memberikan warna tersendiri, mengubah aspal jalanan yang kaku menjadi panggung kasih sayang. Dari Kecamatan Lamongan kota hingga pelosok desa, para anggota Persit turun langsung ke jalan, berbaur dengan masyarakat, dan merasakan langsung denyut nadi kehidupan warga.
Di Kecamatan Babat misalnya, anggota Persit Ranting Babat membagikan takjil di sekitar Pasar Babat yang dikenal sebagai salah satu pusat keramaian menjelang buka puasa. Para pedagang dan pengunjung pasar tampak antusias menerima takjil sambil menyapa hangat para ibu Persit. Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Tikung, Kecamatan Turi, dan berbagai kecamatan lainnya. Kekompakan dan keserempakan ini menunjukkan soliditas organisasi Persit dalam menjalankan program-program sosial.
Seorang pengendara ojek online yang menerima takjil mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Saya sangat berterima kasih kepada ibu-ibu Persit. Sore ini saya masih ngojek karena belum dapat penumpang. Tadinya saya khawatir tidak sempat beli takjil. Alhamdulillah, dapat rezeki dari ibu-ibu. Semoga kebaikan ibu-ibu dibalas berlipat ganda oleh Allah,” ujarnya dengan mata berbinar.
Kegiatan bagi takjil serentak ini juga menjadi sarana bagi Persit untuk lebih dekat dengan masyarakat dan memahami kondisi riil di lapangan. Dengan turun langsung, mereka dapat melihat sendiri bagaimana kesederhanaan dan perjuangan warga dalam menjalani ibadah puasa di tengah keterbatasan. Pengalaman ini diharapkan dapat menumbuhkan empati yang lebih dalam dan memotivasi untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0812 Lamongan berharap dapat meringankan beban sesama sekaligus mempererat tali silaturahmi antara TNI, Persit, dan masyarakat. Di bulan yang penuh ampunan ini, setiap butir kurma dan segelas air yang dibagikan diharapkan menjadi saksi keikhlasan untuk saling menguatkan. Bukan sekadar makanan dan minuman yang diberikan, tetapi juga kehangatan, perhatian, dan doa-doa tulus.
Dandim 0812 Lamongan melalui pendampingnya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh Persit. Ia berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan lainnya, sebagai wujud nyata kepedulian sosial TNI dan Persit kepada masyarakat.
Sore itu, saat azan magrib berkumandang menggema di seluruh penjuru Lamongan, jalanan tidak hanya dipenuhi oleh orang-orang yang berbuka puasa, tetapi juga oleh doa-doa baik yang mengalir deras untuk para ibu Persit dan prajurit Kodim 0812 yang terus setia mengabdi dengan hati. Semoga setiap langkah kebaikan ini dicatat sebagai amal ibadah dan menjadi berkah bagi seluruh masyarakat Lamongan.









