Pemkab Lamongan Fasilitasi 146 Pemudik dalam Program Balik Gratis

Infolamongan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang humanis melalui program balik gratis bagi para pemudik. Sebanyak 146 warga Lamongan yang tercatat sebagai peserta dilepas langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di halaman Stadion Surajaya, Lamongan, pada Selasa (24/3/2026). Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memfasilitasi masyarakat yang akan kembali merantau setelah menghabiskan masa liburan Idul Fitri 1447 Hijriah di kampung halaman.

Dalam pelepasan tersebut, Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menegaskan bahwa program balik gratis bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan wujud nyata tanggung jawab pemerintah terhadap mobilitas masyarakat. Tahun ini, Pemkab Lamongan mengerahkan tiga unit armada bus besar yang semuanya memiliki tujuan akhir menuju Jakarta. Ketiga bus tersebut akan mengantarkan para pemudik kembali ke tempat mereka beraktivitas, mulai dari wilayah Gerbang Kertosusila hingga Ibu Kota.

“Alhamdulillah, tahun ini program balik gratis bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan berjalan dengan baik serta tertib. Tahun ini ada 146 pemudik, setiap tahun kita berupaya untuk meningkatkan layanan,” tutur Yuhronur Efendi di sela-sela prosesi keberangkatan.

Ia menambahkan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi. Selain melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan yang bertanggung jawab atas kelayakan armada dan pengamanan perjalanan, program ini juga bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lamongan. Sinergi tersebut memungkinkan program berjalan tanpa membebani anggaran daerah secara signifikan, sekaligus memaksimalkan dana zakat untuk kemaslahatan umat.

Antusiasme Tinggi, Kuota Terpenuhi dalam Waktu Singkat

Orang nomor satu di Kota Soto itu juga mengungkapkan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap program balik gratis menjadi indikator keberhasilan kebijakan ini. Menurutnya, pendaftaran yang dibuka jauh hari sebelum Lebaran menunjukkan respons luar biasa. Dalam waktu singkat, seluruh kuota kursi yang disediakan langsung terisi penuh.

“Tingginya minat masyarakat terhadap program ini terlihat dari cepatnya kuota yang selalu terpenuhi. Pendaftaran yang telah dibuka jauh hari sebelumnya berjalan lancar hingga seluruh kursi terisi penuh,” jelas Pak Yes.

Fenomena cepat habisnya kuota ini, lanjutnya, menjadi evaluasi tersendiri bagi pemerintah daerah untuk terus menambah kapasitas dan kualitas layanan di tahun-tahun mendatang. Pihaknya mengakui bahwa program mudik dan balik gratis telah menjadi kebutuhan primer masyarakat, terutama bagi para pekerja dan perantau yang ingin menghemat biaya transportasi pasca perayaan hari raya.

Selain menyediakan transportasi gratis, Pemkab Lamongan melalui Dinas Perhubungan juga memastikan bahwa seluruh armada yang diberangkatkan dalam kondisi laik jalan. Pemeriksaan kendaraan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kondisi mesin, rem, hingga kelayakan tempat duduk. Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan konsumsi dan paket sembako ringan untuk para pemudik selama perjalanan menuju Jakarta.

Komitmen Berkelanjutan untuk Pelayanan Masyarakat

Dalam sambutannya, Bupati Yuhronur Efendi tidak henti-hentinya mengingatkan jajarannya bahwa pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Ia meminta agar Dinas Perhubungan bersama instansi terkait terus melakukan evaluasi menyeluruh pasca pelaksanaan program ini. Setiap keluhan atau kekurangan di lapangan harus dicatat dan dijadikan bahan perbaikan untuk penyelenggaraan tahun depan.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan senantiasa berupaya menyambut para pemudik dengan sebaik-baiknya. Apabila masih terdapat kekurangan, kami akan terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik ke depannya,” pungkas Pak Yes.

Ia juga berpesan kepada para pemudik yang akan menempuh perjalanan panjang menuju Jakarta agar menjaga kondisi kesehatan dan selalu berhati-hati di jalan. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat kembali beraktivitas di perantauan dengan semangat baru tanpa dibebani biaya transportasi yang membengkak.

Program balik gratis ini menjadi salah satu unggulan Pemkab Lamongan dalam kategori pelayanan sosial keagamaan dan transportasi. Dengan melibatkan Baznas, program ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat diarahkan untuk kegiatan produktif yang menyentuh langsung hajat hidup orang banyak, seperti meringankan biaya mudik bagi masyarakat kurang mampu.

Keberangkatan rombongan bus yang dilepas dari Stadion Surajaya berlangsung khidmat. Para peserta yang didominasi oleh keluarga muda dan pekerja industri tampak antusias membawa barang bawaannya masing-masing. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, terutama di tengah situasi perekonomian yang menuntut pengeluaran ekstra.

Dengan berakhirnya program balik gratis ini, rangkaian pelayanan mudik dan balik oleh Pemkab Lamongan untuk tahun 2026 pun resmi ditutup. Data dari Dinas Perhubungan mencatat bahwa total pemudik yang dilayani dalam program mudik dan balik gratis tahun ini mencapai ratusan orang, dengan tingkat kepuasan masyarakat yang berada di angka tinggi berdasarkan survei cepat yang dilakukan petugas di lokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *