Hari Pertama Operasi Ketupat, Kapolres Lamongan Langsung Blusukan ke Pospam Babat dan Terminal: “Pantau Langsung Pelayanan ke Pemudik!”

Infolamongan.com – Memastikan kesiapsiagaan personel dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kunjungan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Kabupaten Lamongan pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.15 WIB hingga 17.30 WIB tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan.

Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya memastikan bahwa seluruh personel yang diterjunkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 benar-benar siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama para pemudik yang akan melintasi atau tiba di Lamongan. Dengan mobilitas masyarakat yang diprediksi mencapai 143,9 juta orang secara nasional, kesiapan di tingkat lokal menjadi kunci utama kelancaran arus mudik.

Rangkaian kunjungan diawali dengan kedatangan Kapolres Lamongan bersama rombongan di Pospam Babat, Kecamatan Babat. Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polres Lamongan ini disambut oleh Kapospam Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., bersama personel gabungan yang terdiri dari Polri serta instansi terkait yang bertugas dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lamongan tidak hanya sekadar datang, tetapi melakukan peninjauan secara langsung dan mendetail terhadap kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat. Ia memeriksa kelengkapan pos, kondisi personel, serta memastikan bahwa semua peralatan pendukung berfungsi dengan baik.

Pospam Babat sendiri merupakan salah satu titik strategis dalam pengamanan mudik di Lamongan, mengingat Kecamatan Babat merupakan salah satu wilayah dengan kepadatan lalu lintas tinggi, terutama di ruas jalan Pantura yang menjadi jalur utama pemudik dari berbagai arah. Keberadaan pos ini diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi tempat berteduh dan beristirahat bagi pemudik yang kelelahan.

Setelah memastikan kesiapan di Pospam Babat, rombongan Kapolres melanjutkan kunjungan ke Pos Pelayanan (Posyan) Terminal Lamongan. Kedatangan Kapolres disambut oleh Kaposyan Terminal Ipda Kukuh Suprasetyo, S.H., bersama personel gabungan dari Polri beserta stakeholder terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan petugas terminal.

Pada kesempatan tersebut, Kaposyan Terminal memberikan paparan komprehensif kepada Kapolres mengenai ruang lingkup tugas pokok personel Posyan Terminal. Paparan mencakup pola pengamanan yang diterapkan, serta cara bertindak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang memanfaatkan transportasi umum.

Posyan Terminal Lamongan menjadi titik vital karena terminal merupakan simpul transportasi yang akan dipadati penumpang, baik yang akan mudik menggunakan bus antar kota maupun angkutan lokal. Personel di pos ini bertugas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan informasi, bantuan medis darurat, serta fasilitas istirahat bagi para pemudik.

Dalam arahannya kepada Kapospam dan seluruh personel yang bertugas, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman menekankan beberapa poin penting yang harus menjadi pedoman bagi seluruh personel di lapangan. Ia mengingatkan bahwa tugas pengamanan mudik bukan sekadar rutinitas, tetapi amanah besar untuk melindungi dan melayani masyarakat yang sedang menjalankan ibadah dan tradisi tahunan.

“Personel harus siap siaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta respons cepat terhadap setiap laporan maupun kejadian di lapangan. Jangan sampai ada keluhan masyarakat yang tidak kita tanggapi. Kehadiran kita di pos-pos ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pemudik,” tegas Kapolres di hadapan para personel.

Selain kesiapsiagaan dan kecepatan respons, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk terus menjaga soliditas dan sinergitas dengan stakeholder terkait dalam pelaksanaan tugas pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026. Ia menekankan bahwa pengamanan mudik adalah kerja kolektif yang melibatkan banyak pihak, bukan hanya Polri, tetapi juga TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan relawan.

“Tidak ada tugas yang bisa diselesaikan sendiri. Kita harus bersinergi, saling membantu, dan saling menguatkan. Dengan soliditas yang tinggi, insya Allah semua tantangan di lapangan bisa kita hadapi bersama,” imbuhnya.

Kapolres juga memberikan perhatian khusus pada kondisi personel yang bertugas. Ia mengingatkan agar setiap personel selalu menjaga kesehatan, mengingat tugas pengamanan mudik membutuhkan stamina prima karena harus berjaga dalam waktu panjang, termasuk di malam hari dan dini hari.

“Personel juga diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, menerapkan body system dalam setiap pelaksanaan tugas, serta tetap mengutamakan keselamatan diri selama menjalankan tugas di lapangan. Jangan sampai kita sibuk melayani orang lain, tapi lupa menjaga diri sendiri. Kalau personel sakit, justru akan mengganggu kelancaran tugas,” pesannya.

Body system yang dimaksud adalah pengaturan pola jaga secara bergantian agar personel tidak kelelahan. Kapolres meminta para kapospam dan kaposyan untuk mengatur jadwal secara proporsional, memastikan setiap personel mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Kunjungan Kapolres ini juga menjadi momen untuk memberikan motivasi dan semangat kepada personel yang bertugas. Dengan kehadiran pimpinan langsung di lapangan, diharapkan personel merasa diperhatikan dan semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik.

Melalui kegiatan kunjungan ini, diharapkan seluruh personel yang bertugas di Pospam maupun Posyan Ops Ketupat Semeru 2026 di wilayah Kabupaten Lamongan dapat melaksanakan tugas secara optimal. Target utamanya adalah memberikan rasa aman, nyaman, serta pelayanan terbaik bagi masyarakat selama periode mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri telah dimulai sejak 13 Maret dan akan berlangsung hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 331 personel gabungan diterjunkan dan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di titik-titik strategis di Kabupaten Lamongan. Dengan kesiapan maksimal dan dukungan penuh dari pimpinan, diharapkan arus mudik di Lamongan tahun ini berjalan lancar, aman, dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *