Infolamongan.id – Sebanyak 90 mahasiswa penerima beasiswa dari Yayasan Al-Anwar dan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah mendapatkan pembinaan dan pengarahan khusus dari Dr. Latif Syaipudin dalam sebuah kegiatan yang bertujuan memperkuat komitmen akademik dan nasionalisme mahasiswa.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini menjadi momen penting untuk menggugah kesadaran mahasiswa bahwa beasiswa bukan hanya bantuan finansial, melainkan tanggung jawab moral dan kontribusi strategis bagi bangsa.
“Melalui pendidikan yang berkualitas, KIP bukan hanya membantu mahasiswa secara ekonomi, tapi juga menjadi strategi negara dalam membangun sumber daya manusia unggul yang akan menjaga keutuhan bangsa,” tegas Dr. Latif Syaipudin.
Ia menekankan bahwa mahasiswa penerima beasiswa harus menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan menjadi teladan, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat.
“Beasiswa ini adalah amanah. Tunjukkan dengan kerja keras dan komitmen untuk terus berkembang,” ujarnya.
Ketua STIE Al-Anwar: Beasiswa Harus Dibalas dengan Tanggung Jawab Akademik
Sementara itu, Ahmad Luthfi, S.E., M.Si., selaku Ketua STIE Al-Anwar Mojokerto, memberikan pesan tegas kepada para mahasiswa penerima bantuan pendidikan agar menjaga semangat belajar dan tanggung jawab akademik.
“Mahasiswa wajib semangat kuliah, mengumpulkan KHS sampai semester terakhir, dan menunjukkan kontribusi serta dedikasi kepada Yayasan Al-Anwar,” katanya.
Ahmad Luthfi juga menekankan bahwa kontribusi mahasiswa tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga dalam organisasi, kegiatan sosial, dan pengabdian masyarakat.
“Pendidikan bukan hanya soal nilai, tapi tentang membentuk karakter dan tanggung jawab sosial,” lanjutnya.
Evaluasi dan Pembinaan Berkelanjutan
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana evaluasi dan pembinaan berkala dari pihak yayasan dan kampus kepada mahasiswa penerima beasiswa. Para peserta diingatkan untuk selalu melaporkan perkembangan akademik, menjaga etika sebagai penerima beasiswa, dan menjadi bagian dari upaya kolektif menciptakan generasi berkualitas dan berjiwa nasionalis.
Melalui pengarahan ini, Yayasan Al-Anwar dan pemerintah berharap agar mahasiswa tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, semangat nasionalisme, dan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa melalui jalur pendidikan.









