12.796 Pelanggaran Ditindak Selama Operasi Patuh Semeru 2025 di Lamongan, Polres Tegaskan Penindakan Demi Edukasi

Infolamongan.id – Selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar selama 14 hari, mulai 14 hingga 26 Juli 2025, Polres Lamongan mencatat sebanyak 12.796 pelanggaran lalu lintas. Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keselamatan pengendara di wilayah hukum Polres Lamongan.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang lebih fokus pada langkah preemtif dan preventif, Operasi Patuh tahun ini justru menitikberatkan pada penegakan hukum (Gakkum). Pendekatan tegas ini dilakukan guna memberi efek jera kepada para pelanggar lalu lintas, yang masih tergolong tinggi jumlahnya.

Rincian Pelanggaran Lalu Lintas:

• ⁠ETLE statis: 1.695 pelanggaran
•⁠ ⁠ETLE mobile/Incar: 126 pelanggaran
•⁠ ⁠Tilang manual: 951 pelanggaran
•⁠ ⁠Teguran: 10.024 pelanggaran

“Penindakan hukum yang kami lakukan bukan semata-mata untuk menindak, namun untuk mendidik. Harapannya, masyarakat semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” jelas Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Nur Arifin, S.T.K., S.I.K.

Upaya Edukatif Lewat Program “Polantas Menyapa”

Meski penegakan hukum menjadi prioritas, Polres Lamongan tidak melupakan pendekatan humanis dan edukatif. Melalui program “Polantas Menyapa”, jajaran Satlantas memberikan edukasi keselamatan secara langsung ke masyarakat. Program ini menyasar sekolah-sekolah, komunitas otomotif, dan ruang publik, dengan kegiatan seperti:

  • Penyuluhan dan pembinaan
  • Pemasangan materi edukatif
  • Pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli lalu lintas

Upaya ini menjadi bentuk keseimbangan antara penindakan dan pendekatan preventif-preemtif agar budaya tertib berlalu lintas bisa tumbuh secara menyeluruh.

Kecelakaan Selama Operasi Patuh

Selama masa operasi, terjadi 21 kejadian kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan:

•⁠ ⁠16 orang luka ringan
•⁠ ⁠0 korban meninggal dunia
•⁠ ⁠Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 6.500.000

Polres Lamongan menegaskan bahwa angka pelanggaran yang tinggi menjadi pengingat serius akan pentingnya Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas). Melalui Operasi Patuh Semeru, diharapkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban berlalu lintas akan semakin meningkat.

Pos terkait

Baca juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *